THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Senin, 17 Agustus 2009

Trouble shooting client pada sebuah jaringan/networking

Menggunakan komputer yang terhubung ke dalam jaringan(network) lokal (LAN) ataupun terhubung ke internet dibutuhkan pemahaman berbeda dibandingkan dengan menggunakan komputer individu yang tidak terintegrasi dengan jaringan(stan alone), banyak sekali permasalahan/kasus yang terjadi mulai dari tidak bisa terkoneksi dengan komputer lain, tidak bisa share file/printer, tidak bisa koneksi dengan internet dan masih banyak lagi kasus yang terjadi. Walaupun permasalahan diatas merupakan permasalahan yang sederhana tapi tidak semua pengguna(user) fahan untuk mengatasinya.

Contoh Trouble shooting dibawah ini adalah terjadi dalam sebuah jaringan yang komplek terdiri lebih dari dua ratus(200) komputer terhubung dalam beberapa workgroup yang berbeda, menggunakan IP statis clas C yang di gunakan untuk internet, LAN(local Area Network) share file/printer dan sistem informasi berbasis web.

Jaringan tersebut mempunyai sebuah router, webproxy dan firewall terhubung kesebuah hub/swich layer dua

gb1Web proxy tersebut mempunyai IP 192.168.2.254 menggunakan Port 80 sebelum terhubung ke internet ataupun jaringan lokal semua client diarahkan ke webproxy, IP client mengunakan 192.168.2.x

Disini kita tidak membicarakan topologi jaringan atau yang menyangkut tentang teori router, webproxy, firewall dan penggunaan IP adress clas C 192.168.2.x, tulisan ini di tekankan pada trouble shooting client pada sebuah jaringan yang mempunyai system atau susunan seperti gambar dan penjelasan diatas. Jika komputer anda(client) tidak terkoneksi dengan jaringan lokal atau internet langkah-langkah yang harus diperhatikan antara lain:

Pertama, cek dulu hardwarenya di device manager

Klik “Start menu” drag ke “My Computer” Klik kanan “My Computer” klik “Properties”

awal

Gambar “System Properties”Gambar “System Properties”

Pada “System Properties” klik “Hardware” klik “Device Manager”

Gambar “Device Manager”

Gambar “Device Manager”

Pada “Device Manager” klik tanda + pada “Network adapters” periksa apakah “Network adapters” nya tidak aktif (Disable) atau telah aktif (Enable)

devicemanager2

Gambar “Network adapter” yang telah aktif

Gambar “Network adapter” yang telah aktif

Gambar “Network adapter” yang tidak aktif

Gambar “Network adapter” yang tidak aktif

Cara mengaktifkan(Enable) “Network adapters”
Klik kanan “Network Adapters” pada contoh diatas yang ada tanda silang (x) merah, drag dan klik “Enable”

mengenable-network

Kedua, cek IP address komputer anda

Klik Start menu clik “Control Panel”

setip

Pada “Control Panel” klik kanan “Network Connections” dan klik “Open”

controlpanel

Pada “Network Connections” klik kanan “Local Area Connection” klik “Properties”

networkcon

Pada “Local Area Connection Properties” klik “Internet Protocol(TCP/IP) dan klik “Properties”

lan

Cek apakan komputer anda telah memiliki IP address jika belum isikan “IP address” sesuai IP komputer masing-masing sebagai contoh di bawah adalah “192.168.2.223”, Subnet mask “225.225.225.0” setelah selesai klik Ok dan

tcp-ip

Pastikan IP address komputer anda tidak sama dengan IP komputer lain

ipconflik

ipnoconflik1

Sampai di sini komputer anda telah terkoneksi dalam jaringan, coba lakukan share file/printer sudah bisa kan??

Ketiga, mengkoneksikan dengan internet

Untuk bisa terkoneksi dengan internet kita tinggal melakukan setting beberapa parameter di web broser pilihan anda di sini ada 2 buah contoh setting proxy web broser yang sering dipakai dalam beselancar di dunia maya. Sebelum kita melangkah lebih jauh, bagi yang belum mengetahui tentang apa yang disebut dengan web broser, ini sedikit tentang devinisi web broser.

“Web browser adalah software yang memungkinkan pengguna internet untuk berinteraksi dengan suara,video, data, tampilan dan informasi lainnya yang terdapat pada halaman web . Biasanya Tulisan atau gambar-gambar yang ada terhubungan dengan situs lain atau halaman website. Web browser memungkinkan penggunanya melakukan atau mencari data dari situs-situs melalui hyperlink-hyperlink”

Setting proxy pada web broser mozilla firefox

Gambar “Tampilan Mozila Firefox”

Gambar “Tampilan Mozila Firefox”

Buka web broser mozila di komputer anda arahkan kursor ke “Alat” drag dan klik ke “Pengaturan…”

mozillatolll1

Pada “Pengaturan” klik “Canggih”, klik “Jaringan” dan klik “Pengaturan”

setmozilla

Pada “Pengaturan Sambungan” klik “Konfigurasi proxy secara manual” isikan alamat IP 192.168.2.254 port 80, klik ok dan ok lagi

mozillaproxy

Setting proxy pada web broser opera

Gambar “Tampilan web broser Opera”

Gambar “Tampilan web broser Opera”

Buka web broser opera di komputer anda, klik “tools” drag dan klik “Preferences…”

setig-opera

Pada “Preferences…” klik “Advanced” klik “Nerwork” dan klik “Proxy Servers…”

opera-set

Pada “Proxy Servers” isikan IP “192.168.2.254” PORT “80” klik Ok dan Ok lagi

opera-proxy

Tidak semua topologi, susunan dan sistem jaringan (Netwoking System ) sama seperti tulisan diatas ini hanya sebagai contoh jika system jaringan anda sama/hampir sama, yang terpenting di sini adalah jika dalam sebuah jaringan, kita sebagai user(komputer client) tidak bisa terkoneksi dengan komputer lain atau internet ada beberapa langkah yang harus di perhatikan

  • Cek hardwarenya “network adapternya” sudah terinstal atau belum, apakah dalam posisi disable/enable
  • Cek IP addressnya apakah sudah terisi ato belum, apakah terjadi Ip conflik atau tidak, cek gateway dan DNS nya apakan sudah terisi atau belum.
  • Cek broser anda apakah Ip server proxy sudah terisi(khusus pada jaringan yang menggunakan proxy yang semua trafiknya diarahkan ke server proxy)
  • Cek Os anda (Operating System) apakah terkena virus apa tidak
  • Jika semua hal diatas telah di lakukan dan komputer anda(client) tidak juga dapat terkoneksi dengan internet segera hubungi admin mungkin ada pembatasan-pembatasan koneksi(biasanya pada jaringan dikantor , kampus atau sekolahan)

Senin, 03 Agustus 2009

TOPOLOGI JARINGAN


Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan resource dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan.

Topologi jaringan ada beberapa bentuk sebagai berikut.

1. Topologi Bus

Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi.

bus topologi

Gambar topologi bus

Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik ( fiber optic) akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya.

2. Topologi Cincin

Topologi cincin atay yang sering disebut dengan ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin.

ring topologi

Gambar ring topology

Adapun kelebihan dari topologi ini adalah kabel yang digunakan bisa lebih dihemat. Tetapi kekurangan dari topologi ini adalah pengembangan jaringan akan menjadi susah karena setiap komputer akan saling terhubung.

3. Topologi Token Ring

Topologi ini hampir sama dengan topologi ring akan tetapi pembuatannya lebih di sempurnakan. Bisa di lihat dari perbedaan gambar.

token ring topologi

Gambar topologi token ring

Didalam gambar jelas terlihat bagaimana pada token ring kable penghubung di buat menjadi lingkaran terlebih dahulu dan nantinya akan di buatkan terminal-terminal untuk masing-masing komputer dan perangkat lain.

4. Topologi Bintang

Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.

star topologi

Gambar topologi star

Pada gambar jelas terlihat satu hub berfungsi sebagai pusat penghubung komputer-komputer yang saling berhubungan. Keuntungan dari topologi ini sangat banyak sekali diantaranya memudahkan admin dalam mengelola jaringan, memudahkan dalam penambahan komputer atau terminal, kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan. Tetapi dengan banyak nya kelebihan bukan dengan artian topologi ini tanpa kekurangan. Kekurangannya diantaranya pemborosan terhadap kabel, kontrol yang terpusat pada hub terkadang jadi permasalahan kritis kalau seandainya terjadi kerusakan pada hub maka semua jaringan tidak akan bisa di gunakan.

5. Topologi Pohon

Topologi pohon atau di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.

tree topologi

Gambar topogi pohon (tree)

Pada gambar bisa kita lihat hubungan antar satu komputer dengan komputer lain merupakan percabangan dengan hirarki yang jelas.sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.

Sampai disini sedikit pemaran saya pada artikel kali ini dan akan saya lanjutkan pada artikel selanjutnya dengan cara membangun jariangan yang bagus, dan cara penanggulangnan masalah pada jaringan. (fle/lit)

Jumat, 2009 Juli 31

Perangkat Keras dan Fungsinya Untuk Akses Internet

Macam-Macam Perangkat Keras dan Fungsinya Yang dibutuhkan Komputer atau Notebook Untuk Mengakses Internet :

1. MODEM (MODULASI DEMOLATOR)
2. ETHERNET CARD ATAU LAN CARD
3. HUB ATAU SWITCH
4. ROUTER

1. Modem

Fungsi dari modem adalah mengubah data dari digital ke listrik atau gelombang elektronik dan sebaliknya.

Jenis-jenis modem berdasarkan beberapa kategori :

A. Berdasarkan letak di CPU Komputer, modem terbagi dua, yaitu :

1. modem internal

modem yang berada di dalam cpu

2. modem external

modem yang berada di luar cpu

B. Berdasarkan cara koneksi dengan ISP, modem terbagi dua, yaitu :

1. modem wireline atau wired

modem yang menggunakan media kabel untuk berkoneksi dengan ISP

2. modem wireless

modem yang menggunakan media nirkabel (gelombang elektronik)untuk berkoneksi dengan ISP

C. Berdasarkan ISP (Internet Service Provider) yang digunakan atau teknologi ISP yang dipakai, jenis modem bisa dibagi menjadi beberapa macam, antara lain :

1. modem adsl

2. modem dsl

3. modem cdma

4. modem gsm

5. modem dial up

2. Ethernet Card atau Lan Card

Lan Card ( kartu jaringan ) berfungsi sebagai alat penghubung sebuah komputer dengan jaringan komputer atau penghubung komputer dengan modem jenis adsl dan dsl.

3. Hub atau Switch

Switch berfungsi menghubungkan dua komputer atau lebih. Switch dibutuhkan, jika ingin melakukan sharing internet.

4. Router

Router mempunyai fungsi yang sama dengan Switch, tetapi lebih pintar. Kelebihan Router dibanding Switch adalah fungsi routing dan gateway-nya. Fungsi routing berguna untuk memilih rute yang terbaik dalam jaringan, sedangkan gateway berfungsi seperti komputer server.

Pada saat sekarang ini sudah ada jenis modem tertentu yang juga mempunyai fungsi sebagai router, gateway atau switch. Jadi pada saat kita ingin melakukan sharing internet ke beberapa komputer cukup membeli modem model tersebut.

Persyaratan minimal komputer atau notebook yang digunakan untuk akses komputer

1. Processor Pentium III 500 Mhz
2. Ram 64 MB
3. VGA Card 4 MB
4. Sound Card dan Speaker
5. CD ROM
6. Harddisk 10 GB
7. Monitor CRT SVGA

Selasa, 28 Juli 2009

MAIL MARGE

CARA MEMBUAT MAIL MARGE

Mail merge membantu kita untuk membuat sebuah dokumen (misalnya surat) yang isinya sama untuk penerima yang berbeda secara cepat dan mudah. Fitur ini sangat membantu terutama bila penerimanya sangat banyak.

Mail merge juga dapat digunakan untuk membuat sertifikat, label, dan amplop.

    Untuk membuat mail merge terdiri dari 2 dokumen, yaitu:
  • Dokumen Master, dokumen yang isinya sama untuk semua penerima.
  • Data Source, yaitu dokumen yang isinya khusus untuk masing-masing penerima, misalnya nama dan alamat penerima.
    Data source dapat berupa data di Excel, Access, Contact pada Outlook dan sebagainya.
    Pada tutorial ini, data source menggunakan Excel, karena cara ini lebih cepat. Selain itu:
  • Lebih mudah mengontrol dan menambah data baru.
  • Lebih mudah membaca data yang ditampilkan di lembar kerja Excel terutama bila kita ingin memperbaiki kekeliruan seperti salah pengejaan dan sebagainya.
  • Juga mempermudah menyalin data source pada dokumen Excel ke lembar kerja yang lain.
    Misalnya dalam membuat sertifikat pelatihan yang pesertanya lebih kurang sama, maka akan lebih mudah memilih nama pada lembar kerja tersebut dan menyalinnya ke dokumen (data source) baru.

Langkah-langkah membuat mail merge adalah sebagai berikut:

    Tahap I Membuat Data Source
  1. Buat data source di Excel seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Data Surat.
    data source mail merge
  2. Tahap II Membuat Dokumen Master
  3. Buat dokumen master surat di Word seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Master Surat.
    Beri jarak untuk menaruh nama dan alamat.
    Dokumen ini jangan ditutup karena kita akan lanjutkan ke langkah berikut: menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master.
    Dokumen Master mail merge
  4. Tahap III Menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master
  5. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Start Mail Merge.
    Start Mail Merge
  6. Selanjutnya kita akan memilih data source.
  7. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Select Recipients.
  8. Pilih Use Existing List, dan cari lokasi dokumen (Data Surat) pada kotak dialog Select Data Source. Kemudian klik Open untuk menampilkan kotak dialog Select Table.
  9. Pada kotak dialog Select Table, klik lembar kerja yang berisi sumber data dan pastikan kotak First row of data contains column headers dicentang. Kemudian klik OK.
  10. Sekarang kita akan menempatkan data pada masing-masing tempatnya.
  11. Taruh di kursor di bawah tulisan Kepada Yth., kemudian pada Mailings tab, grup Write & Insert Fields, klik Insert Merge Field dan pilih Nama.
  12. Lakukan juga hal yang sama pada Alamat dan sekarang tampilan dokumen akan seperti contoh di bawah ini.
    Data ditampilkan dalam tanda kurung siku dua <>.
    Tampilan Data Field
    • Tips:
    • Di sini kita dapat mengatur format surat, seperti memberi cetak tebal pada Nama dan sebagainya.
    • Bila hanya data tertentu saja yang ingin dipilih, lakukan cara berikut:
      1. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Edit Recipient List.
      2. Di kotak dialog Mail Merge Recipients, kosongkan kotak pada daftar seperti contoh di bawah ini.
    • Bila ada penambahan data baru di Excel, klik nama dokumen pada Data Source dan klik tombol Refresh. Data yang baru akan ditampilkan di daftar.
    • Mail Merge Recipients

  13. Untuk melihat hasil penggabungan, klik tombol PreviewResults.
    Surat akan ditampilkan per data. Klik tanda panah untuk berpindah antar data.
    Jika masih ada yang ingin diubah, klik lagi tombol PreviewResults dan lakukan perubahan yang diinginkan.
    Preview Result - Mail Merge
  14. Tahap IV Menyimpan dan Mencetak Mail Merge
    Finish and Merge
  15. Pada tahap ini, klik tombol Finish & Merge dan pilih:
    • Print Documents, untuk mencetak surat.
      Ada 3 pilihan:
      1. All untuk mencetak semua surat.
      2. Current record untuk mencetak surat pada halaman yang aktif.
      3. Isi nomor urut data pada kotak From dan To, untuk mencetak surat yang dipilih saja.
      Merge to Printer
    • Edit Individual Documents, untuk menyimpan hasil penggabungan ke dokumen baru.
      Pilihan sama dengan di atas (All, Current record dan nomor urut tertentu).
      Pada dokumen baru, setiap surat akan ditampilkan per halaman. Jangan lupa menyimpan dokumen baru tersebut.


Sumber : http//salim.wordpres.com